>Seorang Jurnalis Dipenjara Karena Beritanya

>

Mantan Pemimpin Umum harian Radar Jogja, Risang Bima Wijaya tiba di Kejaksaan Negeri Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk menjalani masa hukuman selama 6 bulan, 10 Desember 2007. Menurut LBH Pers, Risang adalah jurnalis pertama yang dipenjara sejak Indonesia memasuki masa reformasi.

Risang diputus bersalah melakukan pencemaran nama baik Soemadi Wonohito, Direktur Surat Kabar Harian (SKH) Kedaulatan Rakyat, melalui berita yang ditulisnya tentang dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Soemadi terhadap karyawan perempuannya. AJI Yogyakarta menilai ini adalah bentuk kriminalisasi pers yang berpotensi menghambat kebebasan pers.

Untuk menyelesaikan sengketa pers, seharusnya digunakan UU No.40/1999 tentang Pers dan tidak menggunakan KUHP (Kitab Undang-Undang Pidana). Nara sumber yang tidak puas dengan pemberitaan dapt menggunakan hak jawab dan hak koreksi yang memang dijamin oleh UU N0.40/1999 tentang Pers. (Bambang MBK)

This entry was posted in Jurnalisme dan Kebebasan Pers. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s