>Perempuan dan Antrian Minyak Tanah

Harga minyak tanah sudah naik, tetapi penduduk masih terus harus antri untuk mendapatkannya. Walaupun menunggu berjam-jam dan ‘terpanggang’ terik sinar matahari, mereka tetap rela antri. Dalam situasi seperti ini, kaum perempuan kembali menjadi korban. Beban mereka harus bertambah dengan keharusan antri berjam-jam untuk mendapatkan minyak tanah. Sekelompok perempuan tampak sedang menunggu antrian minyak tanah di salah satu distributor di Jalan Mangunegaran, Kraton, Kota Yogyakarta, Selasa (27/5) (Foto: Bambang MBK)
This entry was posted in Seputar Yogyakarta. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s