>Tarian Traktor Yogya dari Heri Dono

>

Seniman selalu mempunyai ide ‘liar’ dalam berkarya. Itu pula yang dilakukan Heri Dono saat menampilkan karyanya yang berjudul “Tarian Traktor Yogyakarta” di alun-alun utara beberapa waktu lalu. Performance art ini merupakan bagian dari upacara pembukaan pameran karya Heri Dono yang berjudul “Heridonology”.

Malam itu, sejumlah masyarakat Yogyakarta dan komunitas seniman menyaksikan ekskavator atau biasa dinamakan bego menari. Ia memutar-mutarkan alat pengeruknyanya hingga ‘jumping’ dengan cara menekan alat pengeruknya atau belalainya ke bawah sehingga bodi bego sedikit terangkat ke atas.

Dalam penjelasannya, pembawa acara mengatakan bego menyimbolkan dua hal yang berbeda. Di satu sisi ia dapat menjadi alat atau sarana melakukan pembangunan tetapi di sisi lain bego juga dapat menjadi alat perusak lingkungan. Lihatlah misalnya pengerukan pasir di lereng Gunung Merapi dimana menjadi ‘habitat’ bego.

Sementara bego menari, beberapa orang melakukan atraksi yang kira-kira menggambarkan bagaimana mereka merusak alam. Seekor Gajah dari besi dibakar, simbol aktivitas manusia yang melakukan perusakan terhadap alam. (foto dan teks: bambang muryanto)

This entry was posted in Seni. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s